Gambaran Bisnis Online dan Mengenal Dropshipping

Bisnis Online

Gambaran Bisnis Online dan Dropshipping

Pada intinya bisnis online itu sama halnya dengan bisnis offline, mulai dari menjual produk dan jasa. Bisnis online juga disebut e-commerce (perdagangan elektronik), pada latar belakang telah dijelaskan mengenai e-commerce menurut wikipedia, tetapi penjelasan tersebut masih luas yaitu semua transaksi melalui sistem elektronik, seperti televisi dan perangkat jaringan komputer lainnya.

  • Pengertian Bisnis Online

Secara khusus e-commerce atau bisnis online (Adhi Prasetio, Smart Guide Jualan Online, Media Kita, hal: 4, 2012) adalah Penggunaan internet atau web untuk transaksi bisnis. Dari dua pengertian diatas, e-commerce  menurut wiki pengertiannya sangat luas, meliputi semua transakasi sistem elektronik. Dalam skripsi ini, penulis mengambil pengertian e-commerce dari buku Adhi Prasetio yang mana e-commerce sebatas transaksi yang menggunakan internet.

Dari pengertian diatas dapat di ambil kesimpulan bahwasanya selama transaksi bisnis menggunakan internet atau web baik itu produk atau jasa, maka transaksi tersebut termasuk pada bisnis online. Bisnis online ini sendiri memiliki banyak berbagai macam dan sistem yang disediakan, untuk lebih jelasnya akan dijelaskan mengenai macam-macam bisnis online.

  • Macam-Macam Bisnis Online

Khususnya di Indonesia, bisnis online semakin berkembang dan maju. Ini dikarenakan jualan yang dipasarkan menjangkau target pasar yang dicapai lebih besar dari pada pemasaran secara offline. Telah disebutkan diatas, bahwasanya bisnis online itu mencangkup penjualan produk fisik, seperti: baju, sepatu, kasur, rumah, bahkan ada yang menjual bawang, kapas, dan kain kafan. Sedangkan untuk jasa, seperti: jasa iklan Fbads, google adword, desaigner, pembuatan website, dan jasa lainnya.

Mereka yang mengonlinekan bisnisnya sadar, bahwa bisnisnya akan berkembang dan omset bertambah karena mengetahui potensi dahsyatnya bisnis online. Dari segi modal pun bisnis online tidak begitu banyak modal didalam mendirikannya, cukup dengan memiliki domain dan hosting sudah berdiri sebuah toko online atau website yang akan dipasarkan nantinya yaitu sekitar Rp 300.000 – 500.000 pertahunnya.

Pada dasarnya bisnis online itu ada 2 macam (Davit Putra, 7 Tahapan Membangun Bisnis Online Premium E-course rahasiawebsitepemula.com, hal: 13, 2010) yaitu:

  1. Dengan Menjual Produk Sendiri
  2. Dengan Menjual Produk Orang Lain

Untuk produk sendiri itu terbagi lagi menjadi 2 kategori, yaitu produk rill (terlihat barangnya) dan produk digital atau lebih dikenal product creation, contohnya seperti ebook, video tutorial, aplikasi atau software). Sedangkan dalam menjual produk orang lain ada istilah dropship (menjual produk fisik orang lain) dan affiliate (menjual atau mereferensikan produk digital orang lain).

Untuk affiliate, ada berbagai macam program, yaitu:

  1. PPS (Pay Per Sale)

Program pay per sale (PPS) adalah kita akan mendapatkan komisi jika terjadi penjualan melalui link affiliate yang kita miliki, komisi yang didapatkan pun beragam, mulai 30-70% dari harga jual. Jadi jika harga produk Rp 100.000, maka kita bisa mendapatkan Rp 30.000 – Rp 70.000 tergantung pemilik produk yang menentukan komisinya untuk para affiliate. Contoh market place penyedia PPS yang terkenal saat ini adalah: Clickbank, Amazon, Jvzoo, dan Ratakan untuk Indonesia.

  1. PPL (Pay Per Lead)

Berbeda dengan PPS, PPL tidak perlu sampai terjadi penjualan untuk mendapatkan komisi, cukup dengan mereferensikan orang lain untuk mengerjakan survey, sign up, atau mengisi sebuah form yang biasanya terdiri dari nama, email, no hp, dan alamat, maka akan mendapatkan komisi yang telah di tetapkan oleh perusahaan penyedia PPL. Komisi yang didapat bervariasi, mulai 2.000, 3.000, dan 4.000 rupiah, di Indonesia contoh situs yang menyediakan sistem PPL adalah rwpgrup.com, accesstrade.co.id, dan lain-lain.

  1. PPC (Pay Per Click)

PPC atau pay per click adalah kita akan mendapatkan komisi jika terjadi sebuah klik iklan yang ada diwebsite kita, maka salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk terjun ke program PPC harus memiliki sebuah web. Situs yang paling terkenal dalam penyedia program ini adalah google adsense, banyak para jutawan yang lahir dalam mengikuti program ini. Sedangkan situs penyedia program PPC dari Indonesia adalah kumpulblogger.com, kliksaya.com, ppcblogger.com, dan lain-lain.

Masih banyak lagi program affiliate yang bisa dijalankan untuk mendapatkan uang melalui internet, seperti CPA, pay per download, CPM, PTC, dan lain sebagainya. Program tersebut merupakan salah satu opsi yang bisa dilakukan jika tidak memiliki produk sendiri dan ingin fokus ke program affiliate, artinya menjual atau mereferensikan produk digital orang lain. Jika lebih ingin menjual produk fisik tetapi tidak memiliki produk sama sekali, maka bisa menerapkan sistem dropshipping.

Dropshipping

Di Indonesia sendiri dropshipping sangat banyak yang menerapkannya, baik itu sebagai pihak supplier (pemilik barang) ataupun sebagai pihak dropshipper (yang memasarkan barang). Sebenarnya apa itu sistem dropshipping? Berikut penjelasan seputar dropshipping.

  • Pengertian Dropshipping

Dropshipping adalah suatu  usaha  penjualan produk  tanpa  harus  memiliki  produk  apapun (Derry Iswidharmanjaya, Dropshipping Cara Mudah Bisnis Online, Jakarta: PT Elex Media Komputindo, hal: 5, 2012). Telah dijelaskan sebelumnya bahwa dropshipping ini merupakan kategori bisnis yang tergolong mudah, karena tidak perlu menyetok barang dan dapat meminimalisir resiko bahkan masalah pengiriman pun ditanggung oleh supplier.

Sistem ini banyak diterapkan oleh para penggiat jual beli online. Mereka tidak mesti memiliki barang. Cukup memasang iklan atau foto produk di website, facebook, twitter atau instagram dan media sosial lainnya, lalu jika ada pesanan, mereka tinggal menghubungi pihak supplier atau grosir. Setelah itu pihak supplier atau grosir yang mengirimkan barang langsung kepada pembeli dengan nama pengirim yaitu dropshipper.

Dalam sistem dropshipping, konsumen terlebih dahulu membayar secara tunai atau transfer ke rekening dropshipper. Selanjutnya dropshipper membayar ke supplier sesuai harga beli dropshipper disertai ongkos kirim barang ke alamat konsumen. Dropshipper berkewajiban menyerahkan data konsumen, yakni berupa nama, alamat, dan nomor telepon kepada supplier. Bila semua prosedur tersebut dipenuhi, supplier kemudian mengirimkan barang ke konsumen. Namun perlu dicatatkan lagi, walau supplier yang mengirimkan barang, tetapi nama dropshipper lah yang dicantumkan sebagai pengirim barang.

Pada transaksi ini, dropshipper tidak memegang sama sekali barang yang dia jual. Dengan demikian, konsumen tidak mengetahui bahwa sejatinya ia membeli barang dari supplier (pihak kedua), dan bukan dari dropshipper (pihak pertama). Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada skema di bawah ini:

skema dropship

skema dropship

Sistem ini pada dasarnya menerapkan win win solution dalam arti ke dua belah pihak sama-sama saling menguntungkan, untuk supplier dengan banyaknya yang menjadi dropshipper untuk memasarkan produknya maka omset akan meningkat dan pihak supplier tidak memikirkan untuk promosi, karena sudah ada tim dropshipper yang senang hati mempromosikannya.

Baca juga: Bisnis Online Tanpa Modal yang Terbukti Menghasilkan

Di lain sisi dropshipper pun memiliki kelebihan dan kekurangan yang didapatkan, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan jika menerapkan sistem ini, khususnya bagi dropshipper.

  • Keuntungan dan Kekurangan Bagi Dropshipper

Selain mendapat keuntungan dari fee yang diberikan supplier, masih banyak hal lain yang menjadi keuntungan dropshipper, di antaranya:

  • Tidak Perlu Investasi Modal yang Besar.

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa dropshipper tidak perlu menyetok barang untuk melakukan bisnis ini dan tentunya tidak mengeluarkan investasi yang besar, cukup dengan mengeluarkan investasi untuk membuat website ataupun beriklan.

  • Tidak Membutuhkan Kantor dan Gudang Untuk Persediaan.

Jika membutuhkan kantor itupun hanya sebatas untuk fokus mengerjakan kerjaan disebuah kamar sudah bisa atau ruko jika berkerja didalam sebuah tim.

  • Tidak Perlu Packing dan Pengantaran Produk.

Keuntungan lainnya yang didapatkan oleh dropshipper ialah tidak perlu mengerjakan packing/pengemasan  dan pengantaran produk ke layanan kurir pengiriman untuk dikirim ke buyer.

  • Sangat Mudah dijalankan Oleh Siapa pun.

 Pemula sekalipun untuk menjadi dropshipper sangatlah mudah, tidak perlu lulusan IT atau harus selesai S1. Cukup dengan kemauan dan selalu terus belajar serta fokus, maka akan mudah untuk sukses menjalankannya.

Meskipun memiliki  beberapa kelebihan, bukan berarti sistem dopshipping tidak memiliki kekurangan. Adapun kekurangan dari sistem dropshipping antara lain sebagai berikut:

  • Adanya Resiko Kalah Bersaing Dengan Reseller.

Potongan harga dari supplier kepada dropshipper umumnya lebih kecil daripada potongan harga untuk reseller. Dengan demikian kemungkinan sulit untuk menjual barang dengan harga lebih murah dan kalah bersaing dengan reseller. Untuk itu perlu menggunakan cara yang lebih efektif untuk berpromosi.

  • Kesulitan Memantau Stok Barang.

Karena barang yang dijual tidak bersifat ready stock, tentu harus bolak-balik menghubungi supplier untuk memastikan bahwa stok barang ada dan mungkin hal ini akan memberikan kesulitan tersendiri.

  • Kesulitan Menjawab Komplain dari Konsumen.

Mengingat barang yang dijual tidak secara langsung dropshipper kirim sendiri, maka bisa saja saat konsumen atau pembeli melakukan komplain (misal karena ada cacat atau kerusakan barang yang diterima pembeli) dropshipper akan mengalami kesulitan tersendiri. Di sini tentu dropshipper tidak bisa mengelak dari tanggung jawab kepada pembeli karena mereka beranggapan dropshipper adalah penjual langsung.

  • Tidak Bisa COD Ketika Pembeli Memintanya

COD atau cash on delivery biasanya lebih dikenal dengan membayar ditempat (ketemuan), jika konsumen ingin COD maka sebagai dropshipper akan sulit untuk menjelaskan karena barang tidak ada ditangan.

Salama Berbagi 🙂

None found.

2 thoughts on “Gambaran Bisnis Online dan Mengenal Dropshipping

  1. mila

    terimakasih pk hafizh atas informasinya,ini sangat membantu sekali sebagai tambahan ilmu bagi saya .saya tunggu infrmasi selanjutnya.salam sukses selalu untuk kita semua.wassalamualaikum.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *